Kumpulan Cerita Sex 2018 - Hasan yang saat itu sedang ditugaskan keluar jawa, sungguh beruntung
sekali. Karena pada saat dia di pesawat, dia digoda pramugari dan diajak
ML oleh pramugari di kamar mandi pesawat. Ingin Tahu kelanjutanya para
pembaca ??? langsung saja simak cerita dibawah ini !!!
Namaku Hasan
usiaku 28 tahun dan masih single. Pada suatu hari, ketika itu aku diberi
tugas untuk mempresentasikan tentang pola advertising ke pada client di
kalimantan. Dalamperjalanku ke kota tersebut, perusahaanku memberi aku
fasilitas untuk menggunakan transportasi udara. Beruntungnya sekali,
karena pada perusahaanku memberikan uang cash untuk mengurus masalah
penginapan maupun trasnportasi.
Maka dari itu aku-pun memilih
maskapai penerbangan yang banyak promosinya dan memilih kelas ekonomi.
Lumayanlah jika sisa uang dinasku nanti bisa aku tabung untuk persiapan
jika aku menikahnanti, hhe. Sampai pada akhirnya aku-pun memilih dari
maskapai penerbangan yang mempunyai maskot bergambar singa yang terkenal
low budget dan banyak promosinya.
Singkat cerita pada sore hari
itu, aku bergegas menuju bandara. Sesampainya disana aku-pun menunggu di
ruang tunggu dibandara. Pada sore itu aku membawa tas laptop dan sebuah
koper dengan beberapa baju ganti. Dengan memakai kaca mata rayban,
kaos, celana jeans pendek dan sepatu sneaker kesukaanku aku-pun menunggu
pesawat.
Kira-kira sekitar setengah jam aku menunggu, pada
akhirnya waktu boarding past tiba juga. Seperti pada umumnya, sebelum
penumpang masuk pesawat aku antri untuk pengecekan tiket. Pada saat itu
aku dibarisan paling depan karena aku datang paling awal. Karena aku
dibarisan paling depan,maka pada saat itu aku-pun masuk paling pertama
dikabin pesawat.
Kini masuklah aku didalam pesawat, sungguh girang
sekali aku pada saat itu karena beberapa pramugari yang tentunya muda,
sexy dan cantik telah berdiri di sam kursi penumpang. Seketika itu juga
mataku tertuju oleh satu satu pramugari yang menurutku paling
berkharisma. Pramugari itu seketika membuat hatiku berdebar-debar
layaknya seperti orang yang jatuh cinta.
Masih dengan posisi
berdiri, dari balik kacamata hitamku, aku memperhatikan bentuk tubuhnya
dari kaki sampai ujung kepalanya. Benar-benar sexual sekali gayanya,
bisa dibilang dia paling sexual diantara teman pramugari yang saat itu
berada di pesawat. Dari balik seragam batik merahnya ala maskapai
tersebut, menurutku dialah yang paling menarik.
Dan juga menurutku
dia paling ketat dan minim dalam mengenakan seragam. Terlihat dari
balik seragamnya Buah dadanya bulat, padat dan sangat pas dengan tinggi
badanya. Ditambah lagi pinggangnya begitu langsing dan perutnya juga
singset. Belum lagi bagian bawahnya, roknya ketat, dan minim kira 15 cm
diatas lutut, sehingga pahanya yang mulus terlihat sedikit olehku.
Dari
roknya yang seperti itu, secara otomatis bentuk pantat pramugari itupun
terlihat sangat kencang dan begitu semok. Sebagai seorang pramugari
menurutku dia mempunyai tinggi yang pas dan bentuk tubuh yang luar
biasa. Karena jika aku perkirakan dia mempunyai tinggi 160 cm dan berat
tubuh 53 kg. Dengan ciri-ciri seperti itu tubuhnya terlihat sintal dan
berisi sekali.
Ketika sedang asik memandanginya, tiba-tiba saja pramugari sexy itu mendekatiku,
“ Kog dari tadi berdiri disini terus sih mas, coba saya lihat kursi Mas nomor berapa ?, ” ucapnya.
“ No.. nomer…. ”
Belum selesai aku berbicara, karena aku sedikit gugup dia-pun langsung meraih tanganku,
“ Sini Mas biar saya lihat tiketnya, ” ucapnya sembari memegang tanganku dan melihat tiketku. dilihatnya tiket aku.
Wow… ini pramugari over respect banget yah, apa jangan-jangan pramugari ini sengaja kali ingin memegang ganganku,hhe,
“ No 29 C ini Mas, mari saya tunjukan tempat duduknya Mas, ” ucapnya menggandeng tanganku untuk menunjukan tempat dudukku.
Kebetulan sekali saat itu posisi tempat dudukku lokasinya berada di
paling belakang. Saat itu aku berjalan sembari tanganku terus digandeng
dari ujung depan, sampai tempat duduku. Rasanya senang sekali ketika dia
menggandengku. Pada akhirnya sampailah aku ditempat duduku. Tidak
kusangka ternyata kursi yang aku tempati letaknya berhadapan dengan para
pramugari.
Tepatnya saat itu tempat dudukku berhadapan persis dengan kursi para pramugari berada didekat pintu darurat pesawat,
“ Ini mas tempat duduknya, Oh iya Mas, boleh saya letakan di bagasi
kabin tasnya mas ?, ”ucap lembut diiringi senyumanya yang manis dan
sensual itu.
“ Oh ya, bo… boleh mbak, ” ucapku sedikit gagap sembari menyodorkan tas ku pada pramugari itu.
Dengan tersenyum manis dia-pun kemudian berusaha meletakkan tasku di
bagasi yang posisinya tepat diatas tempat dudukku. Ketika dia berusaha
meletakan tasku, tanpa sadar ketika dia mengangkat tangannya ke bagasi
baju seragamnya yang minim dan pendek itu terangkat tinggi. Sehingga
terlihatlah perutnya yang ramping dan putih mulus yang ditumbuhi bulu
halus.
Wow benar-benar putih mulus, andai saja aku bisa
melihat bagian tubuh lainya, hhe. Saat itu tepat di depan mataku
terpampang pemandangan yang indah sekali, bahkan seragamnya terangkat
hampir 10 cm dari atas pusar. Benar-benar rejeni nomplok para pembaca.
Ditambah lagi saat dia berjinjit untuk memasukan tasku, lingkar roknya
yang minim itu agak merosot jauh dari pinggangnya, dan apa yang terjadi
para pembaca ??? kedua bola mataku saat itu melihat keajaiban lagi,
yaitu aku melihat sedikit bulu halus dbawah pusar yang menuju pada
vaginanya.
Gila nih cewek, jangan-jangan ini cewek tidak memakai
celana dalam apa yah ?? atau mungkin juga celana dalamnya merosot dari
pinggangnya, ucapku dalam hati. Seketika itu juga fikiranku-pun menjadi
mesum, ingin rasanya saat itu aku menjilat perut dan pusarnya. Apalagi
saat itu jarak wajahku dan perutnya hanya berjarak 15 cm saja. Lama-lama
bisa khilaf nih Hasan junior.
Belum selesai menikmati keindahan
perutnya, aku dihadapkan lagi dengan belahan rok yang belahanya roknya
berada didepan sebelah kiri pahanya.Wow, seketika itu juga kejantananku
langsung bereaksi, terasa sekali denyutan-denyutan pada kejantananku.
Yang semakin membuatku terangsang belahan rok pada kaki kirinya hampir
sampai ke pangkal pahanya.
Sungguh berbeda sekali dengan seragam
teman-temanya, memang sih hampir semua rok pramugari yang ada dipesawat
itu mempunyai belahan, namun belahanya tidak setinggi pramugari binal
yang ada didepanku saat itu. Sungguh saat itu semakin tidak kuasa saja
aku dibuatnya. Kejantanku
semakin berontak saja rasanya, andai saja aku bisa menikmati tubuhnya.
Karena saat itu nampaknya dia mengalami kesulitan, maka aku-pun segera
berdiri dan memposisikan tubuhku dibelakangnya dengan maksud membantunya
memasukan tasku kedalam bagasi. Semakin bernafsu saja aku saat itu,
karena ketika aku mencoba membantu, tanpa disengaja kejantananku-pun
menempel pada pantat semoknya para pembaca.
Entah saat itu disengaja
atau tidak ketika aku mencoba membantu pantatnya pramugari binal itu
bergerak naik-turun, Alhasil saat itu kejanatanku-pun tergesek-gesek
oleh pantat semoknya. Sungguh makin berontak saja kejantanan-ku saat
itu. Setelah beberapa saat aku membantu pada akhirnya tasku-pun bisa
masuk kebagasi, kemudian pramugari binal itu membalikan badannya.
Wow, lagi-lagiaku mendapatkan rejeki nomplok lagi para pembaca, padahal
sat itu aku belum sempat beralih dari belaknagnya, maka dari itu ketika
dia membalikan badanya buah dadanya menempel pada dadaku, sungguh luar
biasa kenyalnya payudara pramugari itu. Benar-benar makin tidak tahan
saja aku dibuatnya, torpedo-ku rasanya makin berdenyut kencangg. Lalu,
“ E.. e.. maaf ya mas aku nggk sengaja, ngomong-ngomong terima kasih ya
mas udah bantu aku, hhe…, ” ucapnya sembari tersenyum dan raut wajahnya
memerah.
“ Iya gapap kog mbak Shinta, lagian aku juga yang salah,
bukanya aku mundur malah aku diam saja tadi, hhe…, ” ucapku sembari
melangkah mundur 1 langkah.
Saat itu aku sempat membaca name
tagnya, jadi au bisamengetui namanya. Setelah itu aku-pun duduk kembali
duduk di tempat dudukku, dan Shinta-pun mengedipkan matanya padaku
sebelum dia kembali membantu temanya untuk membantu para penumpang
lainya. Apa nih maksudnya, apa jangan-jangan ini sebuah kode untuku ???
ucapku dalam hati. Saat itu aku terus berfikir tentang kedipan matanya,
sembari melihat goyangan pantatnya yang melangkah ke kursi penumpang
lainya. Saat aku memperhatikan pantat semoknya, ada sesuatu yang janggal
nampaknya. Sejenak aku berfikir apa yang yang janggal ??? ucap dalam
hatiku.
Setelah kuperhatikan secara seksama, saat itu aku tidak
melihat garis CD-nya, secara logika jika seorang wanita memakai celana
atau rok yang ketat pasti akan terlihat garis celana dalamnya. Namun aku
coba berfikir lagi, apa jangan-jangan dia memakai G-string yah,
fikiranku saat itu semakin penasaran, dan fikiranku saat itu semakin
tambah mesum saja kepada Shinta.
Wah iya pasti dia memakai G-string,
pasti sexy banget yah kalau seumpama Shinta telanjang didepanku dengan
memakai G-string. Pasti pantatnya terlihat semok dan putih deh kalau
benar dia pakai g-string. Benar-benar makin tidak tahan saja aku
membayangkan Shinta para pembaca, rasannya ingin sekali saat itu kubawa
dia di kamar mandi dan kepurkosa, Ouhhh.
Singkat cerita Shinta dan
teman-temannya-pun telah selesai membantu dan memberi peragaaan tentang
keselamatan kepada para penumpang. Setelah itu pramugari-pramugari-pun
menuju kekursi yang diperuntukan pramugari karena pesawat akan segera
take off. Setelah mereka kembali entah disengaja atau tidak, Shinta
menempatkan dirinya tepat didepanku.
Jangan-jangan Shinta tertarik
padaku, ucapku dalam hati. Bahkan duduk kami berhadapan dan berjarak
hanya satu jengkal saja dari lututku. Lagi-lagi aku dibuat Shinta tidak
karuan, belahan rok Shinta yang tinggi itu kini terbuka sampai pangkal
pahanya. Gila nih cewek, putih dan mulus sekali pahanya. Mataku saat itu
memandangi tanpa berkedip sedikitpun.
Rasanya tidak rela jika aki
melewatkan paha Shinta yang pulus itu. Nampaknya saat itu Shinta sadar
jika aku memandangi pahanya, karena saat itu dia juga melihatku dengan
senyuman genitnya. Aku semakin yakin saja kalau diamemang benar-benar
menyukaiku, buktinya walaupun dia tahu kalau aku melihat pahanya, namun
dia tidak merubah posisinya sedikitpun.
Bahkan ketika pesawat sudah
mulai take off dan lampu kabin di redupkan, Shinta malah semakin membuat
roknya terbuka lebih lebar, bahkan gini belahan roknya bergeser sampai
ketengah. Dengan belahan setinggi itu, kini posisinya bergeser ketengah
secara samar aku-pun melihat seperti ada rambut kewanitaan diantara kain
berwarna putih yang pada area kewanitaan-nya.
Gila nih cewek,
benar-benar pakai g-string nih cewek, mantap banget kawan. Saat itupun
dia tersenyum genit kepadaku, sekakan-akan dia sengaja memamerkan itu
kepadaku. Tidak lama kemudian setelah pesawat sudah terbang dengan
stabil, lampu kabin-pun menyala, dan Wow… terlihatlah belahan vagina
yang tertutup g-string yang bahanya menerawang itu.
Tidak lama
kemudian Shinta-pun mencabut sabuk pengamannya, lalu berdiri sembari
mengedipkan mata dan berkata kepadakau secara perlahan lavatory (yang
aku megerti arti kata itu adalah kamar mandi). Setelah itu dia-pun
membalikan badan dan menuju ujung kabin, dan aku perhatikan dari tempat
dudukku ternyata dia sedang menyiapkan checklist untuk pilot. Karena aku
masih penasaran dengan ucapan lavatory yang ditujukan kepadaku maka
aku-pun segera berdiri untuk menuju lavatory yang terletak pada ujung
kabin. Setelah aku sampai di ujung kabin, ternyata ada 2 pramugari
lainya yang sedang merapikan sanggul rambutnya disana.
Saat itu
aku-pun tersenyum dan mengarahkan pandanganku kepada Shinta. Saat aku
tersenyum respon Shinta-pun biasa saja tidak seperti tadi ketika dia
duduk depanku. Dalam hatiku berkata, kena jebakan deh aku. Karena aku
sudah terlanjur sampai ke lavatory, agar aku tidak malu, aku-pun
berpura-pura masuk ke lavatory.
Setelah aku masuk ke lavatory,
kemddian aku akan menutup pintu, tiba-tiba pintu lavatory ada yang
mengganjal. Wow… ternyata Shinta yang mengganjal pintu itu, tanpa
basa-basi kemudia Shintapun masuk kedalam lavatory dan mengunci
pintunya,
“ Eh.. eh… kog kamu masuk sih Shin, kan di luar ada teman-teman kamu, ” ucapku basa-basi.
“ Udah biarin aja Mas, mereka udah pengertian kog,hhe… ” ucap Shinta
dengan nada manja sembari langsung membuka resleting celanaku.
Aku
yang saat itu terkejut, aku-pun kehilangan kesemimbangan dan aku
terduduk diatas kloset yang masih tetrtutup di lavatory itu. Setelah aku
terduduk, Shinta dengan cepatnya mempelorotkan celana pendek jeasn-ku.
Gila juga nih cewek setelah celana pendekku terlepas, diapun dengan
cepatnya melucuti celana dalamku juga.
Tanpa banyak bicara
Shinta-pun memposisikan dirinya jongkok tepat didepan kejantanaku yang
sudah tegang maksimal seperti pisang ambon yang melengkung keatas.
Kemudain tangan Shintapun meraih kejantanaku, dan dikocoknya dengan
perlahan. Ouhhh… nimat sekali rasanya ketika kejantanku digenggam dan
dikocok oleh Shinta, slembut sekali tepalak tanganya.
Sembari terus
mengocok penis-ku Shinta-pun memandang wajahku dengan senyuman genitnya.
Sekitar 5 menit Shinta mengocok penisku, kemudian Shintapun mengarahkan
kejantananku kemulutnya dan mulailah dikulumnya dengan lembut,
“ Ouhhhhhhhhh… Sssssshhhh… enak sekali kulumanmu Shin…Aaaaahhhh…, ” ucapku diiringi dsahanku.
Kuluman Shinta benar-benar membuat aliran darahku kencang dan rasanya
sampai naik ke ubun-ubunku. Tak hanya itu, buah zakarku-pun tidaklepas
dari jilatanya, ouhhh sungguh merinding aku dibuatnya. 10 menit dikulum
dan dijilati buah zakarrku. Saat itu karena aku sudah tidak tahan, aku
meraih bahunya dengan maksud agar dia berdiri dan segera berada
dipangkuanku.
Ternyata dia tanggap dengan maksudku, kemudian
Shinta-pun berdiri dan melucuti celana dalam G-string-nya. Setelah
terlepas, kemudian Shinta menaikan roknya sampai terlipat semua
dipingganya, lalu kaki kirinya mulai berpijak disamping closet dan kaki
kanan-nnya pun menyusul naik disamping closet juga. Kini posisinya-pun
sudah jongkok tepat diatas kejantanaku. Tanpa diperintah kemudian
Shintapun mengesek-gesekan kepala penisku pada bibir vaginya agar basah
denganlendir kawinya,
“ Sssssssshhhh… Eummm…. Mas… Ouhhhh…, ” desah Shinta ketika dia mengesek-gesekan kepala penisku pada vagina-nya.
Beberapasat setelah memastikan vaginaya telah basah denganlendir
kawinya, maka tanpa berlama-lama dimasukanlah penisku kedalam vaginaya,
“ Zleeebbbbbbbbbbb…, ”
“ Ouhhhhhhhhhh… Ssssssssshhhhh… Ahhhhhhh…., ” desah kami secara serempak.
Rasanya nimat sekali para pembaca, otot-otot vaginya sungguh kuat
sekali menghimpit kejantananku. kemudian kedua tangan Shinta-pun
melingkar dipundakku dan sembari menaik turunkan pantatnya dia mencium
bibrku dengan lembut. Secara konstan Shinta naik turun diatas
pangkuanku. Rasanya kejantanaku seperti diremas-remas oleh Vagina
Shinta,
“ Shin.. Ouhhhh…. Sssshhh… terus Shin, enak Shin… Ouhhh … Shitttt…, ” desahku karena nikmatnya vagina Shinta.
Untuk membuat Shinta agar merasakn rangsangan yang luar biasa,maka
aku-pun mengehntikan ciuman kami, kemudian aku beralih menciumi bagian
leher, telinga dan tengkuknya. Dengan mudahnya aku menciumi bagian
itukarena ramput Shinta dicepol layaknya seperti pramugari lainya,
“ Yeah… Shittt… Sssssshhh… Aaaaahhhh… Ouhhh… Shiittt man…, ” desah sela meracau perlahan.
Secara terus menerus akumenciumi Shinta apda bagian, leher, telinga dan
tengkuknya. Nampaknya Shinta terangsang hebat akibat ciumandan
jilayanku itu. Karena Shinta semakin merangsang, diapun lebih liar dalam
menaik turunkan pantatnya,
“ Plakkk… pyeeekkk… Ceplakkk…Plakkk…Plakkk, ” suara pantat Shinta yang bertemu dengan pahaku.
Nampaknya Shinta sudah terangsang sekali, sampai-sampai dia tidak
menghiraukan apakah suara pecintaan kami terdengar oelh temanya yang ada
didepan lavatory. Dengan liarnya Shinta menggenjot kejantanku, hingga
aku dan diapun mendesah dengan kerasnya saat itu. Semabri aku terus
menjilati leher, telinga dantengkukunya, tak lupa aku juga mulai meraih
buah dadanya.
Dengan cepatnya Shintapun mulai membuka kancinya satu
persatu hingga terlepas semua. Lalu setelah itu Shintapun membuka
kancing Bra-nya lalu kemudian baju dan Bra-nya dilemparkan kebawah,
“
Kamu mau mimik susu sayang ???, ” ucapnya sembari menyodorkan buah
dada-nya ke mulutku sembari terus mengiyangkan pantatnya dengan
bringasnya.
“ Iya sayang… Ouhhh… permainan sexs kamu hebat sekali sayang…, ” ucapku memujinya.
Saat itu dia hanya tersenyum, buah dada yang montok dengan putting yang
berwarna kemerah-merahan gini sudah menempel pada bibirku. Tanpa
diperintahkan kemudian aku-pun menghisap putiing kirinya sedangkan buah
dada kananya aku remas dengan tangan kananku,
“ Ya seperti itu sayang, Remas dan hisapputingku… Ouhhh… Sssshhh… Ahhhhh…, ” ucapnya disusul dengan desahnya.
Dengan penuh gairah sexs, aku menjilat,menghisap dan meremas payudara
Shinta secara bergantian. Aku remas dan aku hisapputingnya dengan
lembut. Dengan hisapan danjilatanku pada buah danaya, goyangan pantat
Shinta semakin liar saja. Goyangannya semakin brutal , dia memutarkan
pantatnya dengan bringasnya, dan kejantan-kupun mulai berdenyut-denyut,
“ Shin… penis aku kayaknya udah nggak kuat lagi nih, aku udah nggak
tahan sayang… Ssssshhh… Ahhhh…, ” ucapku kemudian kembali mengenyot
putting susu Shinta.
“ Aku juga sayang, aku udah berkali kali
keluar, kita keluarin sama-sama ya sayang, Ouhhhh…. ” ucapnya dengan
nafas memburunya semabri terus menggiyangkan pantanya semakin cepat
saja.
Tidak terasa permainan sex kami sudah berlangsung setengah
jam, dan secara tiba-tiba tubuhku mengejang dan penisku berdenyut dengan
kencangnya, lalu,
“ Crotttttttttttt…. Crotttttttttttt… Crottttt…, ”
“ Aku keluar Shin… Aaaaaaaahhhhhhhhhh…., ” ucapku.
“ Iya sayang keluarin semua di dalam memek aku, Ouhhhh… hangat sayang
sperma kamu… Aaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh…, ” ucap Shinta merasakan semburan
spermaku dengan derasnya mengalir didalam vaginanya.
Merasakan semburan spermaku, dia semakin gila saja mengoyangkan pantatnya, dan,
“ Aaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhh… aku juga keluar sayan… Ouhhhhh…, ” desah panjang Shinta mendapatkan klimaksnya.
Seketika itu goyangan Shinta-pun berhenti dan kedua tanganya merangkul
erat pada leherku sembari wajahnya mendongak keatas. Dia meresapi sekali
dalam mendapatkan klimaks-nya. Semabri menikmat sisa-sisa orgasme kami,
kami-pun berciuman sembari posisi Shinta masih berada diatas
pangkuanku. Kejantanaku masih berdiri tegak didalam Vagina Shinta.
Saat itu lender kawin kami-pun bercampur menjadi satu didalam Rahim
Shinta. Bahkan saking banyaknya karena posisi Shinta masih berada
diatasku, spermaku yang tercampur dengan lender kawin Shinta mengalir
keluar dari liang senggam Shinta yang sudah basah sekali. Sungguh hari
yang indah untuk mengawali kunjungan dinasku saat itu.
Setelah puas menikmati sisa-sisa klimaks kami, kemudian Shinta-pun mulai turun dari pangkuanku dan berkata,
“ Terima kasih ya sayang kamu udah puasin aku hari ini, kamu
benar-benar lelaki tangguh… emuuuaaaccchhh…, ” ucapnya memujiku lalu
kemudian mecium bibirku.
“ Iya Shin sama-sama, Aku yang awalnya
berharap bisa ML sama kamu, akhirnya terwujud juga hari ini…
emuaaaccchhh…, ” jawabku sembari mengecup bibir Shinta.
Sat itu
Shinta hanya tersenyum mendengar jawabanku yang seperti itu. Kemudian
Shinta-pun membersihkan vaginanya yang berlumuran spermaku dengan
tissue. Setelah memastikan sudah bersih Shintapun mengeanakan kembali
seragamnya lalu dia keluar meninggalkan aku di dalam lavatory. Setelah
itu aku juga membersihkan diri dan memakai pakaianku kembali.
Singkat cerita setelah rapi aku-pun kemudian keluar dari lavatory itu.
Ketiak aku keluar aku melihat Shinta dan pramugari lainya sudah tidak
ada didepan pintu lagi. Maka aku-pun segera bergegas kembali ke tempat
dudukku. Dalam langkah kakiku menuju tempat duduku aku melihat ternyata
ke 3 pramugari itu telah kembali menjalankan tugasnya sebagai pramugari.
Sungguh tidak terfikir dalam akal sehatku sebelumnya, baru kenal
beberapa menit saja aku bisa menikmati keindahan tubuh dan kenikmatan
liang senggamanya. Setelah beberapa menit tidak terasa pesawat aka
segera memijakan rodanya diatas landasan bandara. Singkat cerita setelah
landing aku-pun segera turun dan menyempatkan untuk berpamitan dengan
Shinta.
Shinta-pun saat itu tersenyum dan mengedipkan matanya ketika
aku berpamitan denganya. Setelah turun dari pesawat aku-pun segera
mecari taxi dan menuju hotelyang te;ah aku booking sebelumnya.
Sesampainya dihotel aku-pun teringat, kenapa aku tadi tidak meminta no
hp atau pin bbnya Shinta, huft… Sungguh bodoh sekali aku saat itu.
Tapi yasudahlah mungkin itu hanya untuk kesenangan sesasat dan aku
berharap suatu saat nanti bisa bertemu lagi dengan Shinta pramugarai
Binal itu dan bisa mengulang nikmatnya ML dengannya. Terima kasih Shinta
karena kamu sudah mengawali kunjungan kerjaku dengan menyuguhkan
kenikmatan tubuhmu.
Home
»
Cantik
»
Cerita Sex Remaja
»
Cerita Sex Terbaru 2018
»
Dengan
»
Kumpulan Cerita Sex
»
Ngentot
»
Pramugari
» Kumpulan Cerita Sex Ngentot Dengan Pramugari Cantik
Sunday, August 12, 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.